Share

Dibuat Aneka Rasa, Kampung Ledre di Bojonegoro Laris Manis

Selain di kampung Dukuh Kalangan, terdapat sejumlah sentra perajin ledre lainnya di wilayah barat Bojonegoro. Di antaranya perajin ledre di Dukuh Sambong, Desa/Kecamatan Purwosari, perajin ledre di Desa Beged, Kecamatan Gayam, dan perajin ledre di Desa Dukoh, Kecamatan Malo.

Bojonegoro (Media Center) – Perajin ledre, camilan khas Bojonegoro, Jawa Timur. di dukuh Kalangan, Desa Padangan, Kecamatan Padangan, mendapatkan berkah bulan Ramadan. Pasalnya, jumlah pemesan camilan berbahan pisang ini meningkat dua kali lipat dari sebelumnya. Terlebih kini ledre telah dibuat beraneka rasa, seperti ledre rasa durian, ledre rasa apel, dan juga ledre rasa anggur.

Sejak lama, kampung Kalangan ini menjadi salah satu sentra produksi ledre yang berada tak jauh dari Bengawan Solo. “Jajanan ledre ini banyak diminati para pemudik yang pulang ke Bojonegoro. Untuk oleh-oleh saat kembali ke kota,” ungkap Sulasih, wanita yang sudah puluhan tahun menekuni pembuatan ledre.

Meski bahan baku ledre sebetulnya mudah didapatkan yakni pisang raja, tepung beras, dan vanili. Namun, membuat ledre membutuhkan keterampilan dan ketelatenan. “Tidak semua orang bisa membuat jajanan ledre ini,” lanjutnya.

Jika di hari biasa ia bisa membuat hingga 200 biji ledre, memasuki bulan Ramadhan produksinya meningkat hingga 400-500 biji ledre perhari. Selanjutnya, jajanan ini dikemas dalam plastik dengan isi per bungkus 20 biji. Per bungkus ledre itu dijual seharga Rp7.000.

Cara membuat ledre, adonan tepung beras dituangkan ke wajan di atas tungku perapian dengan kondisi panas tertentu. Kemudian, adonan tepung beras itu diratakan hingga tipis dan bentuknya agak lebar. Membuatnya mirip membuat kue gapit.

Selanjutnya, buah pisang yang telah diiris tipis dioleskan ke adonan tepung beras tersebut, lalu dengan cepat adonan tepung beras dan pisang raja itu harus digulung dengan tangan. Akhirnya jajanan ledre yang bentuknya mirip gapit gulung itu jadi.

“Jajanan ledre ini alami dan tanpa bahan pengawet,” ucap Sulasih.

Selain di kampung Dukuh Kalangan, terdapat sejumlah sentra perajin ledre lainnya di wilayah barat Bojonegoro. Di antaranya perajin ledre di Dukuh Sambong, Desa/Kecamatan Purwosari, perajin ledre di Desa Beged, Kecamatan Gayam, dan perajin ledre di Desa Dukoh, Kecamatan Malo. (**mcb)

 

1 Comment on this Post

  1. Di desa kami, Desa Sedahkidul Kecamatan Purwosari juga pembuat ledre yang disetor ke Padangan

    Reply

Leave a Comment