Share

Dinas ESDM Sayangkan Maraknya Penyulingan Ilegal

Bojonegoro (Media Center) – Kabar penyulingan atau pemasakan minyak mentah menjadi bahan bakar minyak berupa solar di sumur tua di Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, bukanlah isapan jempol belaka.

Terbukti, ada beberapa titik lokasi tempat penyulingan minyak mentah dan puluhan jirigen yang mengangkut hasil sulingan tersebut.

Tempat penyulingan tersebut berupa tong ukuran besar yang dibawahnya terdapat bara api dan alat-alat penunjang lainnya. Sementara itu, puluhan jerigen yang diletakkan pada rengkek sepeda motor berjejer rapi menunggu hasil sulingan.

Kepala Bagian Pertambangan dan Migas, Dinas ESDM Bojonegoro, Sutanto, membenarkan adanya kegiatan penyulingan minyak mentah oleh para penambang.

“Namun itu sudah berjalan sejak tahun 1980 an,” ujarnya.

Pria asal Blora, Jawa Tengah, ini menyatakan, hasil sulingan minyak mentah dari sumur tua berupa solar memiliki kualitas yang sangat rendah dan bisa merusak mesin yang menggunakannya. Tidak ada yang mencegah kegiatan tersebut, sehingga pelanggaran hukum terus terjadi selama berpuluh-puluh tahun.

“Siapa yang bertanggung jawab? Ya pasti Pertamina EP Asset IV karena berada di WKP nya mereka,” tukasnya.(dwi/*mcb)

Leave a Comment