Share

Dinas Kesehatan Bojonegoro Akan Latih PKL Agar Bisa Jualan di Sekolah

Bojonegoro, Media Center – Puluhan pedagang yang mengatasnamakan Komunitas Pedagang Keliling (Kopling) Kabupaten Bojonegoro, melakukan audiensi dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPRD), Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan untuk mendukung keberadaan mereka berjualan di lingkungan sekolah.

“Kami minta dukungan DPRD dan Pemkab Bojonegoro agar bisa berjualan di lingkungan sekolah,” kata Ketua Kopling, Tugimin, Rabu (29/1/2019).

Diungkapkan, sekolah-sekolah di Bojonegoro mulai melarang pedagang kaki lima berjualan di sekitar sekolah.

“Pendapatan kami menurun. Bahkan harus mengutang kepada rentenir untuk menutupi kebutuhan,” ungkap dia.

Pihaknya meminta, agar keberdaaan PKL ini bisa diterima sekolah. Karena tidak ada mata pencaharian lain selain berjualan di sekitar sekolah.

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Sukur Priyanto mengatakan, akan merekomendasikan Dinkes mengeluarkan sertifikasi makanan sehat kepada para pedagang.

“Kami berharap, Dinkes bisa bermitra dengan PKL,” tukasnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan, Hernowo, menjelaskan, pihaknya akan memberikan pelatihan dan pembinaan bagi PKL-PKL yang tergabung dalam komunitas pedagang keliling. Hal ini bertujuan, agar mereka memahami cara berjualan makanan dan minuman yang higienis.

“Kami akan menampung masukan dari para PKL tersebut,” ujarnya.(Rin/Dwi)

Leave a Comment