Share

Dinas Kesehatan Bojonegoro Gelar Lomba Kreasi Video Cegah Stunting

Bojonegoro, Media Center – Sebanyak 15 karya video pelajar tingkat SLTP dan SLTA telah diterima panitia lomba kreasi video Dinas Kesehatan Bojonegoro. Video diterima terdiri dari tiga tema yang dilombakan yakni Germas, Stunting dan TB-HIV.

“Sejak dibuka tanggal 1 September hingga ditutup pada 30 September kemarin ada 15 karya yang masuk,” kata Panitia Lomba Kreasi Vedio tingkat SLTP dan SLTA, Imam Wahyudi.

Dijelaskan, sekarang ini penilaian sedang dimulai. Diantara kriterienya adalah teknik pengambilan gambar, editing, multimedia, ilmu komunikasi atau bahasa yang disampaikan, background, judul dan konten atau kesesuaian pesan yang disampaikan.

“Kita melibatkan juri dua orang dari praktisi, dan satu orang dari Dinas Kesehatan,” tutur pria yang menjabat Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Bojonegoro ini.

Dari hasil karya yang masuk akan diambil 10 besar. Kemudian disaring lagi untuk diambil empat terbaik. Yakni juara I, II, III dan juara favorit.

Video yang masuk 10 besar semuanya akan di tampilkan di Youtube. Dari video yang mendapat like terbanyak akan ditetapkan sebagai juara favorit. Total hadiah yang disedikan sebesar Rp7 juta.

“Pemenang lomba akan diumumkan pada Hari Kesehatan Nasional (HKN), tanggal 12 November 2019 mendatang,” ucap Imam.

Ditambahkan, lomba kreasi video ini sebagai upaya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mencegah stunting dan TB-HIV, serta membudayakan hidup sehat melalui gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).

“Ini juga sebagai bentuk pelibatan remaja untuk berperan aktif bersama-sama memerangi stunting dan TB-HIV, serta memasyarakatkan Germas. Sehingga mereka bisa menularkan informasi yang diperolehnya kepada keluarga, maupun teman-temannya,” pungkas Imam.(Dwi)

Leave a Comment