Share

Dinas Kesehatan Tambah 3 Polindes di Desa Terisolir

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, akan menambah 3 Polindes di Dusun sulit dijangkau atau terisolir untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di tahun 2015 ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Bojonegoro, Sunhadi, menyampaikan, untuk saat ini telah ada 32 Polindes yang tersebar di 22 desa 11 Kecamatan diantaranya di kecamatan Bubulan, Ngambon, Kedungadem, Sekar, Kedewan, Baureno, Kasiman, Temayang, Margomulyo, Gondang, dan Tambakrejo.

“Masing-masing polindes ini memiliki luas 120 meter persegi dengan anggaran sebesar Rp 420 Juta,”ujarnya.

Dia menyampaikan, adanya Polindes ini sebagai bentuk dari implementasi Peraturan Bupati Bojonegoro No 18 Tahun 2014 tentang pelayanan kesehatan pada dusun sulit dijangkau sehingga dapat mendekatkan akses pelayanan masyarakat di daerah sulit dijangkau atau terisolir.

“Dengan adanya polindes di desa terisolir, akan mewujudkan pemerataan pelayanan kesehatan, sehingga pelayanan kesehatan sebagai hak fundamental penduduk dapat terpenuhi secara maksimal,” tambahnya.

Pihaknya menyatakan, untuk mendukung program tersebut, Dinkes menempatkan sebanyak 17 bidan Pegawai Tidak tetap (PTT) dengan gaji pokok sebesar Rp 1.700.000 dan tunjangan lainnya dengan jumlah yang kurang lebihnya sama.

“Untuk semua Bidan tersebut, gajinya bisa dua kali lipat dari Bidan yang bertugas di wilayah non terisolir. Selain itu, kami juga memberikan penghargaan bagi mereka yang memiliki dedikasi tinggi dalam pelayanan masyarakat,” imbuhnya.

Dia menyampaikan, sesuai Perbup, program pelayanan kesehatan pada daerah terisolir memiliki pokok-pokok pelayanan masyarakat diantaranya promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, perbaikan gizi, kesehatan ibu dan anak, termasuk keluarga berencana, pencegahan dan pemberantasan penyakit menular dan pengobatan. (rin/*acw)

Leave a Comment