Share

Dinas Pendidikan Mulai Data Anak Putus Sekolah

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro mulai melakukan pendataan untuk menemukan angka pasti jumlah anak putus sekolah maupun yang tak bersekolah di Bojonegoro. Hal ini menyusul ditemukannya jumlah anak tak bersekolah di Bojonegoro yang cukup tinggi.

Puji Widodo, Kabid Pendidikan SMP-SMA/SMK Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro menyebutkan, pihaknya telah mengumpulkan pihak-pihak terkait untuk langsung terjun ke lapangan dan mendata anak tak bersekolah di lingkungannya. Pendataan ini melibatkan Kepala Sekolah mulai SD hingga SMK serta petugas dari UPT Dinas Pendidikan setempat.

“Mungkin selama dua minggu kedepan sudah kita ketahui jumlahnya. Saat ini sedang pendataan,” ujar Puji saat ditemui di kantornya, Senin (11/5).

Ia menyebutkan, selain dugaan jumlah anak usia SD yang tidak sekolah mencapai hampir 10.000 anak, diketahui pula jumlah anak putus sekolah usia SMP dan SMA.

“Untuk SMP dugaannya masih sekitar 11.000 dan  SMA 21.000. ini berdasarkan data dari catatan sipil dan Dapodik,” lanjut mantan Kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro ini.

Meski berdasarkan data sementara jumlah anak putus sekolah masih tinggi, Puji optimis jumlah yang ditemukan nantinya berada jauh di bawah angka tersebut. Hal ini menurutnya karena telah banyak program pemerintah yang meringankan biaya pendidikan. Namun, disamping itu, lanjut Puji, tingginya angka anak putus sekolah tak hanya dipengaruhi faktor ekonomi, namun juga faktor budaya.

“Kita juga akan koordinasi dengan perangkat desa serta tokoh masyarakat untuk menekan angka pernikahan dini,” pungkasnya. (lya/*acw)

Leave a Comment