Share

Dinkes Bojonegoro Sosialisasikan Masalah Kesehatan pada CJH

Selain untuk meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh CJH selama di tanah suci, vaksin ini juga dimaksudkan agar para CJH terhindar dari virus Ebola dan Mers yang tengah merebak di wilayah timur tengah.

Bojonegoro (Media Center) – Meskipun Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diperkirakan baru akan berangkat menuju tanah suci pada Oktober mendatang, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan telah melakukan sejumlah persiapan, utamanya mengenai kesiapan kondisi kesehatan CJH selama menjalankan ibadah.

Diantaranya adalah dengan memberikan vaksin meningtis dan influenza pada seluruh CJH di Bojonegoro, Senin (18/8/2014). Selain untuk meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh CJH selama di tanah suci, vaksin ini juga dimaksudkan agar para CJH terhindar dari virus Ebola dan Mers yang tengah merebak di wilayah timur tengah. Selain mendapatkan vaksin, para CJH juga mendapatkan informasi tentang cara pencegaran terinfeksi virus endemik tersebut.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini dimanfaatkan oleh Dinkes Bojonegoro untuk mensosialisasikan pentingnya penggunaan masker saat melakukan ibadah haji. Kun Sucahyono, Kasi Pengamatan Penyakit dan Kesehatan, Dinkes Bojonegoro juga menyarankan agar jamaah menghindari kerumunan jamaah haji asal Afrika maupun Timur Tengah, mengingat penyakit seperti Mers dan Ebola berasal dari daerah-daerah tersebut.

“Disarankan agar CJH tak terlalu sering keluar asrama selain untuk beribadah, karena suhu di Arab cukup ekstrim yang mencapai 45 derajat celcius,” pungkasnya. (**mcb)

Leave a Comment