Share

Dishub Akan Minta Uji Petik

Bojonegoro (Media Center) – Adanya kecelakaan di Tol Jatingaleh KM 9.300 Lingkar Tol Jangli, Semarang, Jawa Tengah, yang menyebabkan 18 korban jiwa dan puluhan luka-luka membuat Pemerintah Kabupaten Bojonegoro semakin memperketat pengawasan terhadap bus pariwisata yang beroperasi di Bojonegoro.

Kepala Dinas Perhubungan, Iskandar, mengungkapkan, pemilik bus Sang Engon dan garasinya berada di Kabupaten Nganjuk atas nama Dasuki. Selama ini, tidak ada koordinasi dari pihak terkait sehingga membuat Dishub merasa kecolongan.

“Seharusnya bus Pariwisata Sang Engon ini memiliki rekomendasi dari kami,” ujarnya.

Iskandar menegaskan, akan meminta uji petik kepada pemilik PO Sang Engon untuk mengetahui secara detail kelayakan kendaraan dan ijin dari Dirjen Perhubungan. Sehingga, apabila masih ada kendaraan atau bus Sang Engon yang masih beroperasi telah terdata dengan jelas.

“Kami akan memperketat pengawasan terhadap bus-bus pariwisata yang ada di Bojonegoro, agar saat terjadi apa-apa di jalan kami memiliki data valid,” lanjutnya.

Dia menyatakan, informasi yang didapatkan saat ini, Sang Engon masih bernopol B atau wilayah Jakarta. Sehingga, belum diketahui secara pasti bagaimana status kepemilikan surat-surat kelengkapan bus tersebut.

“Kita lihat dulu perkembangannya, kalau sanksi pasti ada. Karena di dalam undang-undang lalu lintas sudah jelas,” pungkasnya. (rin/*acw)

Leave a Comment