Share

Dishub Siap Kandangkan Kendaraan Berat

Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro, Jawa Timur, menyiapkan ‘kandang’ khusus bagi kendaraan berat yang melanggar aturan saat hari lebaran. Hal itu terkait mulai diberlakukannya aturan tentang larangan beroperasi bagi kendaraan berat saat arus mudik lebaran.

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro, Jawa Timur, menyiapkan ‘kandang’ khusus bagi kendaraan berat yang melanggar aturan saat hari lebaran. Hal itu terkait mulai diberlakukannya aturan tentang larangan beroperasi bagi kendaraan berat saat arus mudik lebaran.

“Kami sudah mulai memberlakukan peraturan tersebut sampai H+1 lebaran,” tegas kepala Dishub, Iskandar, Kamis (24/7/2014) Ia menyatakan, larangan untuk kendaraan berat kecuali truk yang mengangkut kebutuhan bahan makanan, ternak, bahan bakar minyak, sesuai kebijakan pemerintah pusat yakni Peraturan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dengan Nomor Surat Keputusan 2529/AJ.201/DJPD/2014.

Iskandar menegaskan, Jika ada yang melanggar akan segera dikandangkan dimasing-masing pos sepanjang jalur mudik. Hal ini dengan koordinasi dengan pihak Polisi Resort (Polresa) Bojonegoro agar tak ada pelanggaran dan memperlancar arus lalu lintas selama arus mudik dan arus balik.

Sementara itu, dari beberapa operator migas yang ada di kabupaten Bojonegoro, operator yang sudah mengajukan dispensasi untuk transportasi minyak mentah ke Kabupaten Tuban adalah Pertamina EP Asset IV dari Sumur Tiung Biru.

“Dari Perusahaan lain belum ada surat pengajuan dispensasi, padahal aktif melakukan angkutan minyak mentah juga,” ungkapnya.

Sementara untuk pengajuan dispensasi dari operator Lapangan Sukowati, JOB P-PEJ, pengajuan dispensasi untuk moving alat berat di pad B tidak diberikan karena bertepatan dengan hari raya idul fitri yakni tanggal 26 sampai 28 Juli mendatang. (**mcb)

Leave a Comment