Share

Disnakkan Siapkan 200 ribu Vaksin Gratis

Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Bojonegoro menyiapkan 200 ribu vaksin untuk mengantisipasi serangan flu burung. Vaksin ini akan diberikan secara gratis kepada masyarakat.

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro menyiapkan 200 ribu vaksin untuk mengantisipasi serangan flu burung. Vaksin ini akan diberikan secara gratis kepada masyarakat.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan  Disnakkan Bojonegoro, Catur Rahayu Kusuma Ningsih , mengatakan, jumlah vaksinasi yang disiapkan tahun ini meningkat dibandingkan tahun 2014 lalu, sebanyak 150 ribu vaksinasi.

“Selama Januari ini belum ada kasus flu burung yang melanda Bojonegoro. Namun begitu kita telah menyiapkan sebanyak 200 ribu vaksinasi untuk unggas,” jelasnya.

Selain melakukan pemberian faksin, Disnakan juga melakukan pemantauan masuknya hewan dari luar daerah di daerah perbatasan Bojonegoro. Yakni di wilayah barat seperti Kecamatan Padangan dan Kasiman yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Blora. Wilayah ini merupakan keluar masuknya hewan ungas dari Jawa Timur maupun Jawa tengah dan sebaliknya.

“Ini untuk menghindari adanya penyakit ungas bawaan dari luar kota,” tandas Catur.

Menurut dia, penyakit unggas yang terjadi pada musim penghujan biasanya terjadi pada hewan seperti ayam, bebek maupun burung. Dimana penyakit yang menyerang flu maupun TCD.

“Penyakit itu bisa ditangani dengan diberikan vaksin,” tutur Catur.

Disampaikan, selama tahun 2014 kemarin tercatat ada tiga kasus flu burung pada hewan. Kasus itu terjadi di Kecamatan Kasiman, Kepohbaru dan Dander. Di Kecamatan Kasiman tepatnya di Desa Sidomukti tercatat puluhan ekor ayam kampung dan mentok yang terserang penyakit ganas tersebut.

“Selama 2014, di Kepohbaru terdapat ayam petelor sebanyak 3.000 ekor yang terserang. Dan untuk di Kecamatan Dander terdapat 100 ekor ayam kampung yang terjangkit virus tersebut,” ungkapnya.

Seperti diketahui, jumlah populasi hewan ternak di Bojonegoro di tahun 2014 terdapat 156.547 ekor ayam buras, ayam petelur sebanyak 21.700 ekor. Kemudian ayam pedaging sebanyak 420.860 ekor. (Dwi)

Leave a Comment