Share

Disnakertransos Bojonegoro Seleksi Calon Peserta pelatihan Migas

Hingga hari terakhir penutupan pelatihan sertifikasi jumlah pendaftar yang mengembalikan persyaratan mencapai 483 orang. Dari ratusan pemuda itu akan diseleksi untuk diambil 175 orang guna mengikuti pelatihan sertifikasi di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Migas Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Bojonegoro (Media Center) – Hingga hari terakhir penutupan pelatihan sertifikasi jumlah pendaftar yang mengembalikan persyaratan mencapai 483 orang. Dari ratusan pemuda itu akan diseleksi untuk diambil 175 orang guna mengikuti pelatihan sertifikasi di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Migas Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Para pendaftar ini berasal dari Kecamatan Ngasem, Kalitidu, Gayam, Purwosari, dan Tambakrejo. Ada empat bidang pelatihan sertifikasi yang akan diberikan yakni yakni Pipe Fitter, Operator TMC atau crane mobil, Rigger dan Scaffolding

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Bojonegoro, Adie Witjaksono, mengatakan, pelatihan ini merupakan kerjasama antara Disnakertransos dengan Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC), operator Unitisasi Gas Lapangan Jambaran – Tiung Biru (J-TB).

“Untuk seleksinya Minggu besok di SMKN Purwosari,” kata Adie.

Adie berharap, dengan pelatihan ini pemuda lokal Bojonegoro, khususnya di sekitar Unitisasi Lapangan Gas J-TB dapat memiliki daya saing dalam bursa kerja, sehingga bisa terlibat di proyek didaerahnya sendiri maupun luar daerah.

“Dengan bekal ini, nantinya mereka tidak sekedar menjadi tenga kasar, tapi tenaga terampil,” tegas mantan Camat Margomulyo itu.

Sementara Public & Government Affairs Superintendent PEPC, Edy Purnomo, menambahkan, pelatihan yang diberikan ini sebgai bentuk kepedulian PEPC dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) pemuda lokal dalam mendukung program generasi emas Bojonegoro (GEB). Harapannya, pemuda lokal memiliki kompetensi yang unggul dan berdaya saing.

“Perlu dipahami, pelatihan ini bukan rekruitmen pekerja. Program ini untuk meningkatkan keterampilan masyarakat,” tegas Edy.(dwi/**mcb)

Leave a Comment