Share

Disperindag Antisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM

Naiknya harga kebutuhan pokok akibat dampak kenaikan harga bahan bakar bkar minyak (BBM) bersubsidi mulai diantisipasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bojonegoro. Salah satunya menggelar pasar murah dan operasi pasar bersama Bulog Subdivre Bojonegoro di desa-desa.

Bojonegoro (Media Center) – Naiknya harga kebutuhan pokok akibat dampak kenaikan harga bahan bakar bkar minyak (BBM) bersubsidi mulai diantisipasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bojonegoro. Salah satunya menggelar pasar murah dan operasi pasar bersama Bulog Subdivre Bojonegoro di desa-desa.

“Ini kita sedang melakukan pasar murah ke desa-desa yang dikhawatirkan ada potensi harga sembako tinggi,” kata Kepala Disperindag Bojonegoro, Basuki ketika dihubungi melalui telepon.

Ada beberapa bahan pokok yang dijual murah dalam operasi pasar beras oleh Bulog Mart. Yakni beras, minyak dan gula. Sedangkan operasi pasar yang sudah dilakukan Disperindag dilkukan di 10 titik. Tiap pasar murah diisi sembako yakni 750 kg beras, 500 paket minyak, dan 500 paket gula.

“Sebelum lebaran dulu kita juga melakukan operasi pasar di 18 titik,” ujar Basuki, mengungkapkan.

Selain itu, Disperindag juga akan terus memantau perkembangan harga sembako di pasar-pasar tradisional akibat dampak kenaikan harga BBM.(**numcb)

Leave a Comment