Share

Disperindag Bojonegoro Akan Gelar Operasi Pasar

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akan menggelar operasi pasar dengan menjual sembako terutama beras, kalau harga beras kualitas medium mencapai Rp9.000/kilogram.

“Operasi pasar akan kami lakukan kalau memang ada kecenderungan harga beras kualitas medium terus merangkak naik, sampai mencapai Rp9.000/kilogram,” kata Kepala Disperindag Bojonegoro Basuki, Senin (31/8).

Ia menjelaskan harga beras yang terjadi di daerahnya untuk kualitas premium berkisar Rp8.900-Rp9.200/kilogram, tapi beras kualitas medium masih sekitar Rp8.000/kilogram.

“Seperti beberapa waktu lalu operasi pasar kami gelar, ketika harga beras kualitas medium mencapai Rp9.000/kilogram,” katanya, menegaskan.

Seorang pedagang beras di Pasar Banjarejo, Kecamatan Kota, Bojonegoro Waris, menjelaskan harga berbagai macam jenis beras di pasar setempat naik sekitar Rp200/kilogram untuk semua jenis beras. Hal ini terjadi sejak sepekan lalu.

Harga beras di Pasar Kota dan Banjarejo untuk beras kualitas premium naik menjadi Rp9.000/kilogram, yang sebelumnya Rp8.800/kilogram.

Sementara itu, harga beras panenan musim hujan lalu naik menjadi Rp8.500/kilogram, yang sebelumnya Rp8.300/kilogram. Sedangkan harga beras jatah warga miskin naik menjadi Rp7.500/kilogram, yang sebelumnya Rp7.300/kilogram.

Harga berbagai jenis beras kulitas super kemasan produksi Tuban dan Bojonegoro, naik menjadi berkisar Rp9.400-Rp10.600/kilogram, yang sebelumnya berkisar Rp9.200-Rp10.400/kilogram.

“Bulog Subdivre III Bojonegoro melakukan pembelian beras kualitas premium dengan jumlah banyak, sebab seluruh jajarannya turun ke lapangan, dengan dibantu anggota Kodim 0813,” ucap Waris.

“Bulog ikut melakukan pembelian beras kualitas premium dengan jumlah tidak terbatas,” kata Nanang, seorang pedagang yang ikut dalam pengadaan beras kualitas premium sejak tiga bulan lalu. (sa/*mcb)

Leave a Comment