Share

Disperindag: Stok LPG 3 Kg di Bojonegoro Aman

Kenaikan harga LPG 12 Kg dari Rp 114.000 pertabung menjadi Rp 135.000 pertabung menjadi kekhawatiran dari pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro.

Bojonegoro (Media Center) – Kenaikan harga LPG 12 Kg dari Rp 114.000 pertabung menjadi Rp 135.000 pertabung menjadi kekhawatiran dari pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro.

“Kita akan pantau terus, jangan sampai ada peralihan pengguna LPG 12 Kg. Terutama untuk hotel, restoran dan industri,” ujar Mitroatin, Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro, menjamin tak ada kelangkaan stok LPG ukuran 3 Kg yang disebabkan kenaikan harga LPG ukuran 12 Kg. Pihaknya mengaku telah melakukan pemantauan stok secara rutin di tingkat agen hingga pangkalan penyalur LPG di masyarakat.

Ia mengatakan agar warga tak khawatir dengan isu kelangkaan LPG 3 Kg di pasaran. Hal ini menurutnya, tak mempengaruhi distribusi karena ada penambahan stok LPG 3 Kg dari Pertamina.

“Tahun lalu jumlah tabung LPG 3 Kg kurang lebih berjumlah 7 Juta tabung, dan tahun ini meningkat,” tukasnya.

Ia juga mengaku, hingga saat ini belum ada laporan adanya peralihan pengguna LPG 12 Kg ke 3 Kg baik oleh hotel, selama ini belum ada laporan dari masyarakat adanya migrasi penggunaan tabung LPG dari 12 Kg ke 3 Kg oleh Hotel, restaurant, maupun home industry. Jika ada, maka akan langsung menindak tegas karena hal tersebut tidak diperbolehkan.(**mcb)

Leave a Comment