Share

Disperta Imbau Petani Gunakan Agen Hayati

Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, menghimbau para petani untuk menggunakan agen hayati daripada pestisida untuk mengobati hama pada tanaman padi. Hal ini akan berpengaruh pada kualitas tanaman, bahkan menambah banyak jumlah hama.

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, menghimbau para petani untuk menggunakan agen hayati daripada pestisida untuk mengobati hama pada tanaman padi. Hal ini akan berpengaruh pada kualitas tanaman, bahkan menambah banyak jumlah hama.

Kasi Perlindungan Tanaman, Suroto, mengatakan, dengan menggunakan agen hayati maka pembasmian hama akan menjadi ramah lingkungan dan musuh alami hama tidak mati, selain itu harga yang didapat petani sangat terjangkau yakni Rp 20.000/liternya.

Dia mengatakan, memasuki musim penghujan ini petani harus mulai mewaspadai peningkatan hama wereng pada tanaman. Karena dengan cuaca lembab, perkembangbiakan wereng lebih cepat dan jumlahnya mencapai ribuan.

” Kelompok tani harus waspada dan terus berkoordinasi dengan kami,” tukasnya.

Dia menyampaikan, saat ini beberapa wilayah pertanian sudah mulai terserang hama tidak hanya hama wereng tapi juga hama tikus. Sehingga, perlu pencegahan dini dan penanggulangan yang tepat agar hama tidak semakin meluas dan merusak tanaman.

Dari wilayah pertanian yang terserang hama wereng diantaranya Desa Kapas, Kecamatan Kapas , seluas 20 Hektar, Desa Tikusan, Kecamatan Kapas seluas 15 Hektar, Desa Bendo seluas 50 Hektar, sementara terserang hama tikus diantaranya Desa Bendo Kecamatan Kapas seluas 100 hektar, Semen Pinggir Kecamatan Kapas 40 Hektar, dan Desa sambiroto seluas 40 Hektar.

” Dinas Pertanian bersama petani sudah melakukan pengendalian dengan memberikan umpan stimulan pada serangan hama tikus, yakni bergerak bersama-sama menangkap tikus menggunakan tiran atau mercon yang diletakkan ke lubang tikus,” ungkapnya.(re/**mcb)

Leave a Comment