Share

DPKPCK Bojonegoro Beberkan Penyebab Jalan Perkotaan Tergenang

Bojonegoro, Media Center – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjelaskan penyebab genangan di sejumlah ruas jalan protokol di wilayahnya yang terjadi beberapa hari lalu.

Menurut Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Bojonegoro, Welly Fitrama, genangan tersebut terjadi akibat bergesernya potensi curah hujan yang terjadi dari standar perencanaan hujan selama 4-6 jam yang dalam realita di lapangan menjadi hanya 1 sampai 3 jam dengan potensi curah hujan puncak yang tinggi dalam satu jam saja.

“Sehingga mengakibatkan potensi air hujan yang turun menjadi besar,” ujarnya, Selasa (25/2/2020).

Welly mencatat, dua kali terjadi genangan di ruas jalan perkotaan. Pertama, pada 17 Pebruarai, dengan curah hujan puncak 50 mm dalam satu jam, dan pada 22 Pebruari 2020 curah hujan puncak 55 mm dalam satu jam.

Penyebab lainnya, lanjut Welly, adalah perubahan fungsi lahan perkotaan Bojonegoro secara cepat dan masif. Lahan yang semula sebagai kantung kantung air (bosem alami) berubah menjadi lahan urugan dan bangunan tanpa memperhitungkan kapasitas air yang semula di tampung.

“Oleh karena itu perlu adanya penyesuaian bangunan-bangunan yang berdiri di atas saluran air yang mempersempit ruang gerak dari aliran air,” pungkasnya.(Dwi)

Leave a Comment