Share

DPRD Ragukan Wacana Pendistribusian Pupuk Dari DPR-RI

Bojonegoro (Media Center) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, meragukan wacana pencabutan subsidi pupuk yang kini tengah diperdebatkan di tingkat DPR RI.

Sekretaris Komisi B, Lasuri, menyampaikan, dari hasil kunjungan kerja di Komisi IV DPR RI beberapa waktu lalu belum ada kepastian apakah wacana tersebut benar-benar dilakukan.

“wacana itu masih dalam perencanaan,” ungkapnya.

Dia menyampaikan, wacana yang mencuat adalah subsidi pupuk yang diberikan pemerintah pusat melalui PT Petrokimia Gresik akan dicabut. Sehingga, petani akan langsung mendapatkan pupuk dari distributor.

“Sama saja sebenarnya, dicabut atau tidak dicabut,” lanjutnya.

Karena, lanjut Lasuri, mekanisme yang diwacanakan adalah subsidi pupuk akan langsung diberikan petani tanpa melalui PT Petrokomia Gresik. Sementara besaran subsidi, disesuaikan dengan Rencanan Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) masing-masing petani.

“Wacana ini masih dalam perdebatan internal, ada yang setuju, ada pula yang tidak,” tukasnya.

Pihaknya menyatakan, selama ini dalam pendistribusian pupuk bersubsidi memang banyak kekurangan. Meski begitu, wacana pencabutan subsidi dinilai belum tepat karena berdampak bagi petani yang tidak memiliki lahan pertanian.

“Karena, jika subsidi pupuk benar-benar dilakukan maka yang mendapatkan pupuk bersubsidi hanya pemilik lahan saja,” pungkasnya.(dwi/*mcb)

Leave a Comment