Share

Eks PSK Dolly Asal Bojonegoro Dijemput dan Dibina

Menurutnya, seluruh eks PSK dari Dolly akan mendapatkan dana stimulan sebesar Rp 5.050.000,-/ orang, selanjutnya, pihak Disnakertransos akan melakukan pembinaan bagi eks pekerja Dolly untuk melakukan pekerjaan lainnya, termasuk bantuan stimulan berupa barang-barang yang dibutuhkan untuk mereka dapat mengembangkan usaha.

Bojonegoro (Media Center) – Sebanyak 6 warga Bojonegoro Jawa Timur, yang sebelumnya adalah Pekerja Seks Komersial (PSK) di lokalisasi Dolly, telah didata oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Bojonegoro.

Berdasarkan data Disnakertransos, dari enam orang tersebut, dua orang diketahui telah ada di Bojonegoro. Kepala Disnakertransos Bojonegoro, Adi Wicaksono melalui Kepala Bidang Bimbingan Rehabilitasi Sosial dan Kesejahteraan, Dwi Harningsih menyatakan, pihak Disnakertransos tak akan tinggal diam dalam mengantispasi adanya eksodus PSK Dolly di Bojonegoro.

Salah satunya adalah dengan menjemput langsung 4 warga lainnya saat Dolly benar-benar ditutup oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. “Waktu penjemputan mulai 18 hingga 22 Juni, kita masih rundingkan waktu pastinya,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Rabu (11/6/2014).

Menurutnya, seluruh eks PSK dari Dolly akan mendapatkan dana stimulan sebesar Rp 5.050.000,-/ orang, selanjutnya, pihak Disnakertransos akan melakukan pembinaan bagi eks pekerja Dolly untuk melakukan pekerjaan lainnya, termasuk bantuan stimulan berupa barang-barang yang dibutuhkan untuk mereka dapat mengembangkan usaha. “Kami bantu stimulan lainnya untuk buka usaha, tapi berupa barang,” imbuhnya. (*/lyamcb)

Leave a Comment