Share

Evaluasi Nasional Wacanakan Tak Libatkan Pengamanan Polisi

Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro telah memastikan sekolah-sekolah yang akan mengikuti Unas yang saat ini disebut Evaluasi Nasional (Enas) secara online. Dari 5 sekolah yang diajukan yang terdiri dari 1 jenjang SMP dan 4 jenjang SMA/SMK, yang akan mengikuti Enas Online hanya SMAN 1, SMKN 4, SMKN 1 dan SMKN 2 Bojonegoro.

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro telah memastikan sekolah-sekolah yang akan mengikuti Unas yang saat ini disebut Evaluasi Nasional (Enas) secara online. Dari 5 sekolah yang diajukan yang terdiri dari 1 jenjang SMP dan 4 jenjang SMA/SMK, yang akan mengikuti Enas Online hanya SMAN 1, SMKN 4, SMKN 1 dan SMKN 2 Bojonegoro.

“SMPN 1 Bojonegoro mengaku tak siap karena jumlah komputer tak memadai untuk jumlah peserta Enas yang mencapai 200 siswa,” jelas Puji Widodo, Kabid Pendidikan SMP-SMA/SMK Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro.

Selain keempat sekolah yang menyatakan siap mengikuti Enas online, sekolah lainnya akan melaksanakan Enas secara konvensional dengan menggunakan Lembar Jawaban Komputer (LJK).

Ia menjelaskan, Enas yang rencananya akan dilaksanakan pada 23-26 April 2015 untuk jenjang SMA dan 4-7 Mei untuk jenjang SMP ini tak akan menjadi indikator penentu kelususan para siswa. Ia menegaskan, soal kelulusan semua ditentukan oleh pihak sekolah melalui berbagai indikator yang telah ditetapkan.

“Karena bukan sebagai penentu kelulusan, ada wacana tak melibatkan polisi dan Perguruan Tinggi untuk pengamanan dan pengawasan,” imbuhnya.

Ia juga mengharapakan, tak ada euforia yang berlebihan setelah kelulusan. Karena murni sebagai pemetaan, Evaluasi Nasional ini akan membantu sekolah-sekolah untuk semakin memperbaiki kualitas pendidikan yang diterapkan. (**mcb)

Leave a Comment