Share

Festival Jaranan Hari Jadi Bojonegoro Meriah

Tujuh kelompok reog meriahkan Festival Jaranan dalam rangka Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 337 dan Hari Ulang Tahun RI ke 69. Kegiatan tahunan yang dipusatkan di alun-alun Kota Bojonegoro, Selasa (23/9/2014), itu menyita ratusan masyarakat dari dalam dan luar Bojonegoro.

Bojonegoro (Media Center) – Tujuh kelompok reog meriahkan Festival Jaranan dalam rangka Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 337 dan Hari Ulang Tahun RI ke 69. Kegiatan tahunan yang dipusatkan di alun-alun Kota Bojonegoro, Selasa (23/9/2014), itu menyita ratusan masyarakat dari dalam dan luar Bojonegoro.

Tujuh kelompok reog itu adalah Muda Bhirawa dari Kodim 0813 Bojonegoro, Putra Bhirawa, Wenung Budaya, Satria Budaya, Sendang Jati Turangga, dan Singa Budaya. Ada beberapa kesenian yang ditampilkan festival itu yakni tari warok, jaranan, taplokan, ganongan, tobos dan campursari.

Kepala Bidang Pengembangan Budaya dan Pariwisata, Suyanto menjelaskan, festival ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Dimana dalam festival ini mengkolaborasikan kesenian reog, jaranan dan campursari.

“Yang menjadi ciri khas dari kesenian ini adalah Jaranan. Ini yang tak dimiliki kabupaten lain seperti ponorogo,” kata Suyanto di sela-sela Festival Jaranan.

Dia berharap, dengan festival ini dapat terus melestarikan kesenian tradisional Bojonegoro. “Mereka yang tampil ini sebelumnya kita seleksi untuk diambil salah satu ciri khasnya kemudian dikolaborasikan untuk ditampilkan di panggung terbuka,” pungkas Suyanto.(**numcb)

Leave a Comment