Share

Festival Makanan Khas Bojonegoro Angkat Bahan Pangan Lokal

Di festival ini, hampir semua peserta menggunakan produk lokal Bojonegoro. Seperti nasi Kaplok yang terbuat dari beras dan campuran gaplek (singkong), sayur dari bahan makanan tradisional seperti lumbu (batang daun talas), bahkan membuat minuman dengan bahan dasar salak yang menjadi salah satu komoditi lokal Bojonegoro.

Bojonegoro (Media Center) – Untuk meningkatkan peran serta masyarakat di industri pariwisata Bojonegoro terutama dari sektor kuliner, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro menggelar Fastival Makanan Khas Bojonegoro di Pendopo Disbudpar, Rabu (29/10/2014). Acara yang diikuti 16 peserta dari hotel, rumah makan hingga pengusaha katering di Bojonegoro ini berlangsung meriah.

Penilaian tak hanya dari display makanan di masing-masing stan peserta, namun juga ada demo masak dengan durasi 15 menit untuk memasak salah satu menu yang disajikan. Menariknya, dalam ajang ini para peserta mayoritas mengusung menu makanan tradisional dan mengolah bahan-bahan kuliner yang banyak di Bojonegoro seperti Labu atau waluh hingga jantung pisang.

“Bahan baku sayuran kita pakai jantung pisang, untuk camilannya ada puding yang terbuat dari waluh,” ujar salah satu peserta. Kelompoknya memilih bahan dasar tersebut lantaran ingin mengangkat potensi asli Bojonegoro melalui bahan makanan yang ada di sekitar dan mudah didapatkan.

Di festival ini, hampir semua peserta menggunakan produk lokal Bojonegoro. Seperti nasi Kaplok yang terbuat dari beras dan campuran gaplek (singkong), sayur dari bahan makanan tradisional seperti lumbu (batang daun talas), bahkan membuat minuman dengan bahan dasar salak yang menjadi salah satu komoditi lokal Bojonegoro.

Acara yang dihadiri tamu undangan dari berbagai instansi hingga pelajar ini memang bertujuan untuk meningkatkan peran aktif masyarakat di sektor pariwisata. Kuliner yang menjadi salah satu faktor penting di dunia pariwisata tentu menjadi peluang bagi masyarakat serta bisa menopang nilai Kabupaten Bojonegoro sebagai destinasi wisatawan baik domestik maupun mancanegara. (**mcb)

1 Comment on this Post

  1. Mudah-mudahan acara seperti itu bisa melestarikan warisan nenek moyang dan bisa dikenal dan dicintai oleh generasi muda

    Reply

Leave a Comment