Share

Gandeng Basarnas, Kontraktor Migas Berlatih Hadapi Resiko Kerja

Kontraktor Engineering, Procurement and Construction (EPC) 1 Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, PT TriPatra, menggandeng Badan SAR Nasional (Basarnas) guna mendapatkan pelatihan Emergency Respon Plan, pelatihan untuk 13 karyawan PT TriPatra itu, berlangsung Hotel and Restaurant MCM

Bojonegoro (Media Center) – Kontraktor Engineering, Procurement and Construction (EPC) 1 Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, PT TriPatra, menggandeng Badan SAR Nasional (Basarnas) guna mendapatkan pelatihan Emergency Respon Plan, pelatihan untuk 13 karyawan PT TriPatra itu, berlangsung Hotel and Restaurant MCM, Selasa (8/7/2014).

Pelatihan diberikan lantaran pekerjaan di proyek pengeboran minyak bumi dan gas (migas) merupakan salah satu pekerjaan yang memiliki resiko tinggi. Seperti yang dinyatakan oleh Asnawi, Koordinator Tim Instruktur Basarnas, yang menyebutkan bahwa dalam proyek seperti ini keberadaan tim safety dan medis sangat penting.

“Kegiatan ini ditujukan kepada karyawan PT TriPatra bagian safety dan medis, supaya punya gambaran, pemahaman, dan bagaimana menghadapi kondisi emergency atau bahaya dalam proses kinerja sehari-hari,” ujarnya.

Pelatihan kali ini meliputi pemberian materi dan simulasi, yang menurut Asnawi tak cukup hanya dengan menguasai teori dan prakteknya, namun, menurutnya juga harus didukung dengan kebijakan perusahaan.

“Teori sangat penting, namun tidak berarti jika tidak ada dukungan kebijakan manajemen yang membentuk SOP,” imbuhnya. Dalam proses emergency yang disimulasikan, Asnawi menyampaikan ada dua hal yakni penanganan kondisi emergency seperti kebakaran, dan penanganan dari ketinggian.

“Hal ini karena pekerjaan yang dihadapi tak bisa lepas dari resiko bekerja di ketinggian dan kebakaran,” tutupnya. (**mcb)

Leave a Comment