Share

Ganggu Lalu Lintas, Polres Jaring Pengamen Asal Surabaya

Belasan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) serta pengamen terjaring razia oleh petugas Sabhara, Polres Bojonegoro. Mereka diringkus saat beraktifitas di beberapa tempat di sekitar Kota Ledre, Senin (22/12/2014).

Bojonegoro (Media Center) – Belasan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) serta pengamen terjaring razia oleh petugas Sabhara, Polres Bojonegoro. Mereka diringkus saat beraktifitas di beberapa tempat di sekitar Kota Ledre, Senin (22/12/2014).

Hal ini disampaikan Kasat Sabhara Polres Bojonegoro, Iptu Donatus Kono. Ia mengatakan, sebanyak 12 gepeng dan pengamen itu ditangkap di Alun-alun Bojonegoro dan perempatan Jalan Veteran. Mereka diamankan lantaran sering menganggu ketertiban umum maupun mengganggu lalu lintas.

12 orang yang terjaring itu terdiri 10 orang pengamen, dua diantaranya perempuan berumur 17 tahun. Mereka rata-rata merupakan warga asli Bojonegoro, namun ada warga Surabaya yang berprofesi sebagai pengamen dan berumur 19 tahunan.

“Kita ambil identitasnya, dan kita buatkan surat pernyataan agar tidak beraktifitas kembali. Jika masih melakukan perbuatan yang sama maka akan kita tindak tegas,” tandasnya.

Para gepeng itu, menurutnya sudah sering tertangkap razia. “Jika tertangkap lagi, akan dilakukan penyelidikan setelah itu kita pulangkan kerumahnya masing-masing. Kalau mereka masih mengulangi akan kita serahkan ke Dinas Sosial,” imbuhnya.(**mcb)

Leave a Comment