Share

Gelar FGD Draft Raperda Sumur Tua

Bojonegoro (Media Center) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana peraturan daerah (Raperda) sumur tua di ruang rapat paripurna selama 3 hari yang dimulai pada Selasa (25/5/2015) kemarin, hingga Rabu (27/5/2015) mendatang.

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Sukur Prianto, mengatakan, rapat ini mengundang seluruh stakeholder baik dari eksekutif, LSM, tokoh masyarakat, KUD di Sumur Tua, dan Muspika.

“Nantinya, semua usulan akan kami terima supaya perda ini bisa tersusun sesuai harapan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dari IDFoS, Alexander Mubarok, memberikan saran, agar penyusunan draft raperda untuk pengelolaan sumur tua jangan sampai tumpang tindih dengan undang-undang yang ada di atasnya seperti Peraturan Menteri (Permen) No. 1 Tahun 2008.

“Kami ingin tahu, sinkronisasinya seperti apa dengan Permen tersebut,” lanjutnya.

Terpisah, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bojonegoro, Agus Supriyanto, tidak sependapat dengan adanya perda tata kelola sumur tua. Karena, wewenang tersebut ada di pemerintah pusat.

“Saya tidak setuju jika perda ini dilanjutkan, karena daerah tidak memiliki kewenangan dalam mengatur sumur tua,” pungkasnya.(dwi/*mcb)

Leave a Comment