Share

Gencar Lakukan Sosialisasi ke Pelosok Desa

Bojonegoro (Media Center) – Mulai 1 Juli mendatang, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kabupaten Bojonegoro akan beroperasi secara penuh. Menghadapi moment ini, BPJS cabang Bojonegoro gencar melakukan sosialisasi ke pelosok desa di wilayah Bojonegoro.

Agar lebih mudah diterima dan langsung mengena di masyarakat, kegiatan sosialisasi dilakukan bersamaan dengan kegiatan Bakesbangpolinmas Kabupaten Bojonegoro yang dikemas dalam bentuk pengajian umum yang banyak dikunjungi warga sekitar.

Program BPJS Ketenagakerjaan ini sangat penting untuk diketahui oleh seluruh pekerja di semua bidang. Tak hanya berlaku untuk pekerja penerima upah, namun pekerja yang bukan penerima upah seperti tukang becak, loper koran, petani dan pedagang juga bisa tercover di dalamnya.

“Program kita adalah kepesertaan wajib bagi PNS, TNI dan POLRI. Begitu juga dengan kepesertaan bagi pekerja bukan penerima upah yaitu dengan iuran Rp 18.200 per orang, maka para pekerja mandiri tersebut sudah terlindungi dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian,” jelas Widio Brahmulyo, Kepala Cabang BPJS ketenagakerjaan Bojonegoro.

Dengan iuran sebesar Rp 18.200 peserta sudah dapat manfaat untuk jaminan kematian sebesar Rp 21 juta untuk meninggal biasa dan Rp 74 juta untuk meninggal karena kecelakaan kerja.

Ia menambahkan, tak hanya mendapat jaminan untuk kematian dan kecelakaan kerja, peserta bisa memakai poin tambahan berupa iuran Jaminan Hari Tua (JTH) yang berupa tabungan untuk hari tua. (lya/*acw)

Leave a Comment