Share

GTT Bojonegoro Diintruksikan Punya NPWP

Bojonegoro, Media Center – Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengintruksikan seluruh guru tidak tetap (GTT) agar memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP).

Kepala Diknas Bojonegoro, Hanafi mengaku telah memberikan himbauan kepda seluruh GTT di wilayahnya agar memiliki NPWP. Baik yang bestatus kategori dua (K2) maupun tidak. Sebab mereka sudah menerima pendapatan berupa tunjangan dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

“Meski jumlah tunjangannya tidak terlalu besar, mereka sudah menerima pendapatan dari pemerintah. Maka sudah sewajarnya mereka memiliki NPWP, meskipun kami belum mewajibkannya,” kata Hanafi, Senin (25/3/2019).

Kepemilikan NPWP ini akan mempermudah GTT apabila ada koordinasi dan lainnya. Hanafi menyebutkan, total GTT di Bojonegoro lebih dari tiga ribu orang, baik itu yang sudah K2 maupun belum.

“Mereka semua menerima tunjangan dari APBD,” tegasnya.

Dijelaskan, jumlah tunjangan masing-masing GTT berbeda. Bagi GTT K2 mendapatkan Rp1 juta perbulan. Sementara bagi GTT yang sudah memiliki NUPTK mendapatkan Rp600.000 perbulan, dan GTT yang belum memiliki NUPTK mendapatkan Rp250.000

Ketua GTT K2 Kabupaten Bojonegoro, Rifai, mengungkapkan, hampir semua GTT K2 telah memiliki NPWP, hanya sebagian kecil saja yang belum.

“Yang belum punya ini karena belum bisa mengurus mungkin ya,” pungkasnya.(Dwi)

Leave a Comment