Share

H-3 Idul Adha, Harga Bahan Pokok di Bojonegoro Relatif Stabil

Bojonegoro, Media Center – Sampai dengan H-3 Hari Raya Idul Adha 1441 H, harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Bojonegoro relatif masih stabil. Bahkan ada beberapa komoditi yang mengalami penurunan.

Seperti pantauan di Pasar Sumberrejo dan Kedungadem, Selasa (28/7/2020), harga telur ayam ras, rata-rata dijual dengan harga Rp21 ribu/kg dan daging ayam broiler Rp 30 ribu/kg.

“Sudah beberapa hari ini harga telur ayam ras mengalami penurunan, dari semula Rp23 ribu/kg, sekarang turun menjadi Rp21 ribu/kg. Sedangkan daging ayam broiler semula Rp32 ribu/kg menjadi Rp 30 ribu/kg,” kata Kepala Seksi Pengadaan dan Distribusi Dinas Perdagangan (Disdag) Bojonegoro, Sutikno Sakib.

Menurut dia, turunnya harga telur ayam dan daging ayam broiler ini diduga karena banyaknya pasokan, baik dari peternak lokal maupun luar Bojonegoro.

“Sementara permintaan menurun sebagai dampak dari pandemi Covid-19,” ucapnya.

Sementara itu untuk cabe merah keriting ada kenaikan dari semula Rp16 ribu/kg, naik menjadi Rp 18 ribu/kg. Kemudian cabe merah biasa naik Rp5 ribu/kg dari semula Rp19 ribu/kg menjadi Rp24 ribu/kg. Sedangkan cabe rawit mengalami penurunan dari Rp22 ribu/kg menjadi Rp20 ribu/kg.

“Untuk komoditas lain harga di tingkat pengecer tidak mengalami perubahan atau sama dengan sebelumnya,” tegas Sutikno.

Diantara komoditi yang masih stabil di antaranya adalah beras, gula, minyak goreng, tepung terigu, kedelai, bawang merah, bawang putih, ikan, dan garam.

“Alhamdulilah, dari hasil pantauan selama beberapa hari ini, untuk harga harga kebutuhan pokok dan stok masih kondisi normal,” ujarnya.

Pemantauan harga sembako di pasar tradisional ini dilakukan bersama Tim Satgas Pangan Pemkab Bojonegoro. Tujuannya untuk memastikan stabilitas harga, juga kesedian stok barang jelang Hari Raya Idul Adha 1441 H.

“Makanya kami harus turun ke lapangan untuk memastikan,” tegas Sutikno. (Dwi)

Leave a Comment