Share

Hama Tikus Serang 175 Ha Lahan Padi Bojonegoro

Bojonegoro (Media Center) – Memasuki masa tanam padi di awal tahun 2015, petani di Kabupaten Bojonegoro resah akibat hama yang menyerang tanaman padi. Salah satunya adalah hama tikus yang membuat hasil panen tak maksimal.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Bojonegoro, lahan tanam di awal tahun 2015 ini seluas 500 hektar (ha) yang tersebar di beberapa kecamatan. Namun, serangan hama tikus telah merusak sekitar 175 ha lahan padi dan terancam gagal panen.

“Hama tikus saat ini sedang menyerang tanaman padi di beberapa kecamatan seperti Kapas, Balen, Sumberrejo hingga Bojonegoro. Total ada sekitar 175 hektar,” ungkap Kepala Disperta Bojonegoro, Ahmad Djupari, Selasa kemarin (24/2/2015).

Rincian luasan lahan terserang hama tikus ini antara lain, Kecamatan Kanor seluas 22 ha, Kapas 42 ha, Balen 75 ha, Sumberejo 2 ha, Kepohbaru 20 ha, Bojonegoro 9 ha dan Kecamatan Kalitidu seluas 5 ha.

Tanaman yang diserang hama tikus itu, sebut Djupari, adalah tanaman yang baru berusia satu hingga satu setengah bulan.

“Tikus ini menyerang saat musim penghujan, karena saat kemarau mereka berkembang biak dan saat ini memang waktu hama ini muncul,” tambah mantan Kepala Dinas Perhutanan dan Perkebunan ini.

Akibat hama tikus yang menyerang tanaman padi di beberapa daerah di Bojonegoro itu, dipastikan para petani akan mengalami kerugian besar. Diprediksi, hasil panen akan lebih menyusut dibanding saat panen beberapa waktu lalu yang mencapai 6 ton/hektar. (lya/*acw)

Leave a Comment