Share

Harga Bawang Merah di Duwel Bojonegoro Naik

Bojonegoro (Media Center) – Harga bawang merah di tingkat petani di Desa Duwel, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jatim, pekan ini naik menjadi Rp15.000/kilogram yang semula Rp13.000/kilogram disebabkan tingginya permintaan bawang merah.

“Harga bawang merah
biasanya berkisar Rp12.000-Rp13.000/kilogram, tapi sekarang mulai naik karena banyak permintaan bawang merah dari luar daerah,” kata Kepala Desa Duwel, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro Moch. Nurhasim, usai peresmian “Cyber Extention” (Cybex) di desa setempat, Senin (6/1/2014).

Ia menjelaskan harga bawang merah sekitar Rp15.000/kilogram itu di tingkat petani dalam kondisi bawang merah masih berada di dalam tanah.

Ia mencontohkan salah seorang petani setempat Ladi (45), yang tanaman bawang merahnya dimanfaatkan untuk panen raya bawang merah oleh Bupati Bojonegoro Suyoto, bersama Deputi Menko Bidang Perekonomian Diah Maulida, Deputi EGM Divisi Costomer service Timur PT Telkom Indonesia Nugroho Bagio, perwakilan IPB juga undangan lainnya laku Rp27 juta.

“Saya menanam 2 kuintal benih bawang merah di tanah saya yang luasnya sekitar 150 meter persegi,” jelas Ladi yang membenarkan tanaman bawang merahnya laku Rp27 juta.

Menurut Nurhasim, juga Ladi, para petani bawang merah di desa setempat, juga desa lainnya di Kecamatan Kedungadem, biasanya menjual tanaman bawang merahnya kepada pedagang lokal juga luar daerah dengan harga Rp12 juta/1 kuintal bibit bawang merah.

Ditanya berapa keuntungannya, Ladi didampingi istrinya menjelaskan biaya produksi tanaman bawang merahnya dengan benih sebanyak 2 kuintal mencapai Rp10 juta, di antaranya, harga benih asal Nganjuk Rp35.000/kilogram.

Melihat keuntungan yang diperoleh itu, Ladi dengan istrinya tidak segan memberikan hadiah bawang merah kepada sejumlah tamunya, di antaranya, dari Kominfo Bojonegoro Djoko Suhermanto, juga yang lainnya.

“Tidak apa-apa saya memberikan bawang merah ini, sebab saya sudah untung cukup banyak. Kan ini tanaman saya sendiri,” jelas Ladi. (samcb)

Leave a Comment