Share

Harga BBM Fluktuatif, Tarif Angkutan Umum Tak Naik

Bojonegoro (Media Center) – Pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu, harga tarif angkutan umum di Kabupaten Bojonegoro tak mengalami kenaikan.Hal ini lantaran sejak ditetapkan adanya kenaikan 10% dari tarif awal, para pengusaha tetap menggunakan tarif tersebut hingga saat ini.

Sentot Sugeng, Kepala Terminal Rajekwesi Bojonegoro mengatakan, hingga saat ini tak ada instruksi dari pusat maupun propinsi terkait kenaikan tarif angkutan umum. Ia menyebutkan, kenaikan tarif telah diperbaharui beberapa waktu lalu saat harga BBM bersubsidi mengalami kenaikan.

“Tarif terakhir ada kenaikan 10% dari tarif normal. Saat BBM turun kemarin, angkutan umum juga masih pakai tarif tersebut,” ujarnya saat dihubungi via telepon seluler, Sabtu (11/4/2015).

Ia menuturkan, penyesuaian tarif angkutan umum memang perlu dilakukan. Namun, hal ini harus melalui surat keputusan dari kementerian atau Peraturan Daerah.

“Tidak bisa serta merta mengikuti harga BBM,” lanjutnya.

Sementara itu, Anis, salah satu pengguna angkutan umum mengeluhkan adanya kenaikan harga BBM bersubsidi. Ia khawatir, kenaikan ini akan berdampak pada tarif angkutan umum yang ikut naik.

“Kemarin waktu harga BBM turun, tarif angkutan tidak turun. Biasanya ada yang ugal-ugalan naikkan tarif saat BBM naik,” keluhnya. (lya/*acw)

Leave a Comment