Share

Harga Ikan Bengawan Solo di Bojonegoro Stabil

Bojonegoro (Media Center) – Harga berbagai jenis ikan Bengawan Solo, di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tetap stabil tidak terjadi perubahan, dibandingkan dengan harga ikan sejenis ketika kemarau tahun lalu.

Seorang pedagang khusus ikan Bengawan Solo di Pasar Kota, Bojonegoro Siti Fatimah (71), mengatakan, stabilnya harga berbagai macam jenis ikan Bengawan Solo, mulai tawes, kutuk, jambal/patin, dan rengkik, karena konsumennya hanya orang-orang tertentu.

“Seperti jambal/patin ini yang beratnya sekitar 2,5 kilogram saya beli dari nelayan Rp50.000/ekor,” ucapnya.

“Kalau yang besar ini saya beli Rp100.000/ekor, ya tidak jauh berbeda dengan harga ikan jambal di tahun-tahun lalu,” tambahnya, seraya menunjukkan kedua ekor jambal di tempat penjualannya.

Saat ini, katanya, harga ikan “rengkik” Rp25.000/kilogram, “ikan kutuk” Rp50.000/kilogram , ikan tawes Rp12.000/kilogram dan “bukur” Bengawan Solo mencapai Rp60.000/kilogram.

“Tapi saya tidak menjual “bukur” Bengawan Solo,” ucapnya.

Meski harga berbagai jenis ikan Bengawan Solo stabil, menurut dia, perolehan berbagai jenis ikan Bengawan Solo, dari nelayan dari tahun ke tahun ada kecenderungan semakin menurun.

“Saya sekarang hanya bisa memperoleh berbagai jenis ikan Bengawan Solo berkisar 20-30 kilogram/hari. Padahal, dulu sekitar 10 tahun lalu, rata-rata bisa memperoleh berkisar 1-2 kuintal/harinya,” katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan nelayan yang beroperasi di Bengawan Solo, semakin sulit memperoleh berbagai jenis ikan, karena banyaknya penambangan pasir, sehingga nelayan sulit menjaring ikan.

“Bahkan banyak ikan Bengawan Solo yang sekarang sulit dicari, seperti udang “watang” sudah tidak pernah saya temukan sejak beberapa tahun terakhir,” ucapnya. (sa/mcb)

Leave a Comment