Share

Hasil Penelitian BTKL, Air PDAM Layak Konsumsi

Air yang berasal dari saluran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bojonegoro dinyatakan masih layak konsumsi. Hal ini menanggapi berbagai kabar yang beredar di masyarakat soal kelayakan air PDAM sebagai air konsumsi.

Bojonegoro (Media Center) – Air yang berasal dari saluran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bojonegoro dinyatakan masih layak konsumsi. Hal ini menanggapi berbagai kabar yang beredar di masyarakat soal kelayakan air PDAM sebagai air konsumsi.

Di seluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro, hanya di Kecamatan Balen terdapat air yang mengandung garam. Air ini bersumber dari sumber air Kedung Dowo yang disalurkan di wilayah Balen dan sekitarnya.

Hal ini disampaikan Joko Siswanto, Kasubag Pemasaran PDAM Bojonegoro. Ia menyatakan bahwa air PDAM di Kabupaten Bojonegoro ini masih layak sebagai air konsumsi, namun harus dimasak terlebih dahulu.

“Meski ada kandungan garam dan kapurnya, namun menurut Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) air ini masih layak untuk dikonsumsi,” tegasnya saat ditemui di kantornya, Selasa (1/4/2014).

Ia juga menyatakan, setiap tiga bulan sekali, BTKL selalu melakukan penelitian terhadap kandungan air di PDAM Bojonegoro untuk kelayakn konsumsi serta kandungan yang ada di dalam air. “Kondisi air PDAM di Bojonegoro ini masih layak konsumsi,” lanjutnya.

Semenntara itu,  Saat ini pelanggan PDAM di Kabupaten Bojonegoro mencapai 23.963 rumah di tahun 2013 lalu. Untuk sumber air, di wilayah kecamatan kota saja terdapat tiga sumber air PDAM antara lain sumberan Ngunut, Sumberarum, dan Kalirejo. Sedangkan di masing-masing darah atau kecamatan memiliki sumber-sumber tersendiri. “Kandungan garam hanya kita temukan di wilayah Balen, sementara di wilayah lainnya mengandung kapur,” imbuhnya.

Terkait keamanan mengkonsumsi air PDAM dalam jangka waktu panjang, ia menjelaskan tidak ada efek samping karena kandungan kapur maupun garam ini masih dalam batas normal. “Air PDAM ini tidak membahayakan kesehatan sama sekali,  namun tentu saja harus dimasak terlebih dahulu dan aman untuk memasak,” tutupnya.(lyamcb)

Leave a Comment