Share

Hujan Lokal, Wilayah Bojonegoro Timur Terancam Banjir

Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo di Bojonegoro mulai mengalami kenaikan. Menurut pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, TMA Bengawan Solo pada hari ini, Sabtu (7/2/2015) pukul 09.00 WIB, ketinggian air di Taman Bengawan Solo (TBS) berada pada angka 12.29 peilschaal, sementara ukuran memasuki siaga I berada pada angka 13.00 peilschaal.

Bojonegoro (Media Center) – Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo di Bojonegoro mulai mengalami kenaikan. Menurut pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, TMA Bengawan Solo pada hari ini, Sabtu (7/2/2015) pukul 09.00 WIB, ketinggian air di Taman Bengawan Solo (TBS) berada pada angka 12.29 peilschaal, sementara ukuran memasuki siaga I berada pada angka 13.00 peilschaal.

Sukirno, Kasi Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana BPBD mengatakan, saat ini, air limpahan dari daerah hulu sungai terpanjang di Pulau Jawa ini tak sampai membuat sungai Bengawan Solo di Bojonegoro memasuki siaga I. Namun, ia menyebutkan, jika terjadi hujan lokal dengan intensitas tinggi terus menerus di Bojonegoro, maka daerah-daerah di wilayah timur Bojonegoro seperti Kanor dan Baureno akan mengalami banjir akibat luapan Bengawan Solo.

“Karena curah hujan di wilayah hulu saat ini terpantau tak terlalu tinggi, kita tengah mewaspadai sumbangan dari hujan lokal,” jelasnya melalui telepon seluler Sabtu siang (7/2).

Ia menuturkan, saat Bengawan Solo di Bojonegoro berada pada status siaga I, belum ada wilayah sepanjang bantaran yang tergenang luapan. Beberapa wilayah baru akan mengalami genangan setelah status sungai Bengawan Solo memasuki Siaga II.(**mcb)

Leave a Comment