Share

Hutan Gundul, Daerah Bojonegoro Selatan Rawan Longsor

Sisir selatan Kabupaten Bojonegoro rawan terjadi longsor karena kondisi hutannya rusak. Andik mengatakan, sejumlah perbukitan yang berada diwilayah selatan Bojonegoro kini kondisinya gundul. Pohon yang menyangga keutuhan tanah rusak karena lahan hutan banyak yang beralih fungsi untuk lahan pertanian.

Bojonegoro (Media Center) – Memasuki musim penghujan, warga Kabupaten Bojonegoro harus mengantisipasi terjadinya berbagai bencana yang mengancam saat pancaroba. Selain ancaman banjir dan angin kencang, musim penghujan juga menyebabkan longsor yang mengancam beberapa titik di Bojonegoro, khususnya bagian selatan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro telah memetakan sejumlah wilayah yang rawan terjadi bencana longsor. Namun di Bojonegoro sendiri longsor yang terjadi tidak begitu mengancam pemukiman warga. Sebab, daerah yang teridentifikasi lonsor berada jauh dari pemukiman warga. Wilayah yang terancam longsor berada di sisir selatan Bojonegoro yakni berada di Kecamatan Temayang, Gondang, Sekar, dan Kecamatan Kedungadem.

Kepala BPBD Bojonegoro, Andik Sudjarwo mengatakan, bencana yang longsor ini terjadi di sekitar wilayah hutan dan jauh dari pemukiman warga.

“Daerah yang paling kritis terjadi longsor berada diwilayah sisir selatan karena daerah pegunungan,” katanya.

Sisir selatan Kabupaten Bojonegoro rawan terjadi longsor karena kondisi hutannya rusak. Andik mengatakan, sejumlah perbukitan yang berada diwilayah selatan Bojonegoro kini kondisinya gundul. Pohon yang menyangga keutuhan tanah rusak karena lahan hutan banyak yang beralih fungsi untuk lahan pertanian.

Seperti longsor beberapa waktu lalu terjadi di Desa Deling, Kecamatan Sekar. Beruntung tebing yang longsor tersebut berada jauh dari pemukiman warga. Akibatnya longsor tersebut hanya menutupi saluran air yang berada diwilayah setempat. (**mcb)

Leave a Comment