Share

Imbau Masyarakat Berhati-hati Rekrutmen Perusahaan Abal-abal

Bojonegoro (Media Center) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat ditawari pekerjaan oleh perusahaan dengan iming-iming gaji besar dan fasilitas hidup secara gratis dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sosial, Adie Witjaksono, mengungkapkan, untuk menghindari perusahaan abal-abal, masyarakat harus melihat lebih dulu surat tugas dari orang yang menawari pekerjaan, melihat kontrak kerjanya, kejelasan pekerjaan dan harus ada koordinasi dengan Disnakertransos Bojonegoro.

“Masyarakat harus tahu, apakah perusahaan yang dimaksud sudah memiliki ijin atau belum, langsung aja dicek ke kantor kami,” lanjut Adie.

Dia melanjutkan, masyarakat juga harus jeli dalam mempertanyakan gaji. Jangan sampai ada penipuan ketika gaji yang seharusnya diterima ternyata dipotong dengan alasan administrasi dan sebagainya. Apabila ada potongan, perlu ditanyakan apakah potongan hanya berlaku sebagian atau semuanya.

“Karena pengalaman yang sudah-sudah,  banyak tenaga kerja baik di luar pulau atau luar negeri  yang tidak menerima gaji dengan alasan dipotong oleh perusahaan yang membawa TKI,” tukasnya.

Pihaknya menyampaikan, akan terus melakukan pengawasan terhadap oknum yang saat ini mencari calon tenaga kerja dari rumah ke rumah dengan kedok dari perusahaan terkenal. Setelah mengumpulkan banyak orang, ternyata baik tujuan maupun perusahaan yang dimaksud tidak ada kejelasan.

“Takutnya, modus seperti ini akan membuat sengsara masyarakat Bojonegoro,” lanjutnya.

Seperti yang terjadi Senin kemarin (16/2/2015), saat mengamankan salah satu oknum yang mengaku dari PT Sinar Mas dan siap memberangkatkan 16  calon tenaga kerja dari Bojonegoro ke Kalimantan Barat.

“Ternyata setelah kita pertemukan semuanya, oknum yang mengaku dari PT Sinar Mas tidak bisa menjelaskan dengan detail apa dan bagaimana calon tenaga kerja dipekerjakan. Dan akhirnya oknum tersebut mengembalikan uang kepada masing-masing calon tenaga kerja dengan jumlah bervariasi antara Rp 100.000 sampai Rp 200.000,” pungkasnya. (rin/*acw)

Leave a Comment