Share

Industri Rumahan Kue Kering, Mulai Kebanjiran Order

Kue kering beraneka jenis ini dibanderol mulai harga Rp28.000,- hingga Rp55.000,- per toplesnya. Selain melayani pembelian dalam toples, industri rumahan tempatnya bekerja juga melayani pembelian kiloan.

Bojonegoro (Media Center) – Momen Hari Raya Idul Fitri selalu menjadi momen yang ditunggu oleh umat muslim, termasuk di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Lebaran yang diperkirakan jatuh di akhir bulan Juli ini membawa berkah bagi para pengusaha makanan terutama jenis kue kering.

Berbagai jenis kue kering seperti kastengel, kue mawar hingga kue kacang seolah telah menjadi suguhan wajib untuk jamuan tamu hari raya, hal inilah yang membuat permintaan atau pesanan kue kering meningkat saat datangnya bulan ramadhan.

Sari, salah satu pembuat kue yang tinggal di Desa Kauman, Kecamatan Bojonegoro ini mengaku, di tempatnya bekerja memang tak melayani pesanan kue kering di hari biasa. Namun jika memasuki bulan Ramadhan, cateringnya dipastikan kebanjiran order dan memproduksi kue kering.

“Sehari kita bisa produksi belasan kilo kue kering berbagai jenis,” ujarnya. Menurutnya, peminat kue kering saat momen Idul fitri menjadi pemasukan yang cukup besar. Bahkan, meski harga yang ditawarkan di atas rata-rata dan lebih tinggi dibanding harga kue pabrikan, kue buatan industri rumahan tetap diminati.

“Selain bahannya berkualitas, rasanya dijamin lebih enak dari kue pabrikan,” lanjutnya. Kue kering beraneka jenis ini dibanderol mulai harga Rp28.000,- hingga Rp55.000,- per toplesnya. Selain melayani pembelian dalam toples, industri rumahan tempatnya bekerja juga melayani pembelian kiloan. (**mcb)

Leave a Comment