Share

Ini Instruksi Bupati Hadapi El Nino di Bojonegoro

Mengantisipasi fenomena El Nino yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro, Bupati mengeluarkan instruksi melalui surat Bupati nomor 363/1745/217.412/2014 tentang antisipasi dampak El Nino yang berisi enam instruksi kepada sejumlah Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD), terutama bagi SKPD yang berkaitan erat dengan dampak musim kemarau.

Bojonegoro (Media Center) – Mengantisipasi fenomena El Nino yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro, Bupati mengeluarkan instruksi melalui surat Bupati nomor 363/1745/217.412/2014 tentang antisipasi dampak El Nino yang berisi enam instruksi kepada sejumlah Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD), terutama bagi SKPD yang berkaitan erat dengan dampak musim kemarau.

Untuk sektor pertanian, Bupati menginstruksikan SKPD yang berhubungan dengan pertanian dan penampungan air untuk melakukan optimalisasi waduk dan embung guna mengairi lahan persawahan. Sementara Dinas Pertanian dan Dinas Perhutanan dan Perkebunan diminta melakukan sosialisasi kepada para petani dalam hal pola tanam dan menanam jenis tanaman.

Selanjutnya adalah mengamankan ketersediaan pangan dan menjaga stabilitas harga dalam menghadapi musim kemarau menjadi tugas bagi Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Badan Ketahanan Pangan dan SKPD lainnya. Hal ini lantaran dengan datangnya musim kemarau, beberapa kebutuhan pokok akan mengalami lonjakan harga lantaran ketersediaan yang minim.

Instruksi ketiga Bupati adalah untuk SKPD di lingkup kehutanan, yakni segera melakukan antisipasi dampak el nino dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan dengan melibatkan seluruh elemen terkait yakni TNI, Polri, Lembaga instansi vertikal, ormas, tokoh masyarakat, termasuk partisipasi dunia usaha yang bergerak dalam bidang kehutanan dan perkebunan.

Hal lain yang harus juga dipikirkan adalah pengawasan bagi pengusaha yang berkaitan dengan perkebunan, kehutanan untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Untuk pelaku pembakaran dan pembukaan lahan ini, Bupati menginstruksikan harus ada penindakan tegas dengan melaporkan ke pihak yang berwajib.

Langkah lain adalah menyusun rencana dan pembiayaan untuk antisipasi dampak el nino. Secara khusus Bupati menugaskan Badan penanggulangan Bancana Daerah (BPBD) untuk mengaktifkan Posko Siaga di Kantor BPBD sebagai tindakan antisipasi terjadinya kekeringan dan kebakaran. Khusus kepada para camat Bupati menghimbau agar melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang berbagai upaya yang harus dilakukan menghadapi El Nino serta melaporkan langsung kepada Bupati secara berkala.(humas/**mcb)

Leave a Comment