Share

Izin Penambahan Flaring Turun, EMCL Genjot Produksi Blok Cepu

Bojonegoro (Media Center) – Operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) telah mendapatkan izin penambahan flaring di sumur (wellpad) B dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan volume gas dari 7,5 MMSCFD atau Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) menjadi 23 MMSCFD.

Public and Government Affair Manager EMCL, Rexy Mawardijaya mengatakan, izin tersebut sesuai Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 02.12.03 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Menteri Lingkungan Hidup nomor 255 Tahun 2013 tentang izin lingkungan hidup.

“Untuk kegiatan flaring sebesar 23 MMSCFD di Lapangan Banyuurip dapat disetujui sampai dengan bulan bulan Juni 2015,”ujarnya.

Dia menyatakan, saat ini tengah dilakukan proses pembersihan sumur, uji coba, pengecekan fasilitas serta flaring. Namun demikian, belum memastikan kapan flaring akan dioperasikan.

“Secepatnya ya, karena izin sudah turun mungkin 2 atau 3 hari lagi,”imbuhnya.

Rexy menyatakan, saat ini total produksi di Lapangan Banyuurip sebesar 75 ribu barel per hari dengan rincian 30 ribu barel per hari dari Well Pad A, 10 ribu barel per hari dari Well Pad C, dan 35 ribu barel per hari dari Well Pad B.

“Kami optimis puncak Blok Cepu 165 ribu barel bisa tercapai di tahun ini,”tandasnya.(Dwi)

Leave a Comment