Share

Jelang Enas, Disdik Harap Tak Ada Peserta Mundur

Mendekati pelaksanaan Ujian Nasional yang saat ini diganti menjadi Evaluasi Nasional (Enas) di tahun 2015, Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro melakukan berbagai langkah untuk mendorong siswa peserta Enas tak mundur. Hal ini lantaran di Bojonegoro masih sering diketahui adanya peserta yang terdaftar dalam Data Nominasi Sementara (DNS) mundur dan tak mengikuti ujian dengan berbagai alasan.

Bojonegoro (Media Center) – Mendekati pelaksanaan Ujian Nasional yang saat ini diganti menjadi Evaluasi Nasional (Enas) di tahun 2015, Dinas Pendidikan  Kabupaten Bojonegoro melakukan berbagai langkah untuk mendorong siswa peserta Enas tak mundur. Hal ini lantaran di Bojonegoro masih sering diketahui adanya peserta yang terdaftar dalam Data Nominasi Sementara (DNS) mundur dan tak mengikuti ujian dengan berbagai alasan.

Puji Widodo, Kabid Pendidikan SMP-SMA/SMK mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan para guru dan orangtua untuk terus mendorong siswanya tak mundur mengikuti Enas 2015. Ia mengatakan, rata-rata, peserta yang mengundurkan diri dari kepesertaan Unas tahun-tahun sebelumnya berasal dari wilayah pinggiran Bojonegoro.

“Dari tahun sebelumnya memang yang mundur rata-rata dari daerah pinggiran,” tegasnya.

Ia menyebutkan, DNS peserta Enas jenjang SMP/MTs di Bojonegoro sebanyak 18.808, jenjang SMA/MA sebanyak 8.214 dan SMK sebanyak 6.205 peserta. Ia berharap, untuk Data Nominasi Tetap (DNT) tak ada terlalu banyak perubahan.

“Kita berharap tak ada siswa yang mundur dari Enas,” kata Puji.

Ia menambahkan, bahwa selisih jumlah peserta antara jenjang SMP dan tingkat SMA yang cukup tinggi ini, karena adanya indikasi siswa putus sekolah. Tak hanya putus sekolah, namun Puji menyebutkan, banyak pelajar yang melanjutkan ke pondok pesantren maupun sekolah ke luar kota.

“Selisihnya cukup banyak, tapi setelah kita lihat di lapangan, ternyata banyak siswa asal Bojonegoro melanjutkan ke luar Kota,” pungkasnya.

Leave a Comment