Share

Jelang MEA, Dinas Koperasi dan UMKM Dorong Pemasaran Online

Bojonegoro (Media Center) – Menjelang pelaksanaan pasar bebas atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada akhir 2015 mendatang, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Bojonegoro mendorong para perajin untuk bisa memasarkan produknya secara online dan rajin mengikuti pameran di luar kota.

Untuk mendukung pemasaran online ini, Dinas Koperasi dan UMKM Bojonegoro telah memberikan pelatihan internet kepada beberapa perajin guna memperluas jaringan.

Tingginya minat perajin dalam pemasaran online ini, menurut Supardi, Kasi UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Bojonegoro didukung dengan adanya pelatihan-pelatihan berbasis internet yang sering diadakan. Tak hanya itu, saat ini juga ada Koperasi Online di tingkat Provinsi Jatim yang memuat produk-produk lokal dari masing-masing Kabupaten/Kota.

“Sudah ada beberapa produk Bojonegoro yang masuk seperti batik Jonegoroan, kerajinan pelepah pisang hingga meubel,” lanjut Supardi.

Menurutnya, dengan cara pemasaran seperti ini, para perajin di Bojonegoro bisa bertahan menghadapi MEA. Tentunya dnegan tetap menjaga kualitas produksi agar mampu bersaing.

“Sejauh ini, perajin di Bojonegoro sudah memiliki kualitas yang bagus. Sayangnya, kita masih kurang dalam hal pengemasan dan pemasaran,” lanjutnya.

Untuk meningkatkan kapasitas para perajin, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Koparesi dan UMKM ini. Di antaranya adalah dengan pelatihan hingga studi banding untuk menimba ilmu dari perajin lainnya dari luar Kabupaten Bojonegoro.

Hingga saat ini, tercatat ada 75.482 UMKM yang tersebar di 28 kecamatan di Bojonegoro. Yang paling banyak bergerak di sektor perdagangan dan produksi mebel, kerajinan dan kuliner.(lya/dwi)

Leave a Comment