Share

Jelang Operasi Ketupat, Polres Bojonegoro Razia Gepeng

Bojonegoro (Media Center) – Mengantisipasi terjadinya tindakan premanisme menjelang hari raya Idul Fitri mendatang, Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro menggelar razia Gepeng. Dalam razia yang dilakukan di beberapa titik keramaian seperti Alun-alun Kota ini, petugas kepolisian mengamankan sembilan pengamen, gelandangan dan pengemis.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Hendri Fiuzer mengatakan, razia premanisme, glandangan, dan pengemis itu dilakukan sebagai bentuk cipta kondisi jelang operasi ketupat.

“Razia ini merupakan bagian dari upaya cipta kondisi jelang lebaran,” ujarnya, Sabtu (27/06/2015).

Menurutnya, hasil dari razia gepeng ini menunjukkan Bojonegoro masih dalam kondisi aman. Hal ini, lanjutnya, terlihat dari hasil razia yang hanya mengamankan pengemis dan gelandangan.

“Setelah diamanakan dan didata, mereka akan dikembalikan ke Dinas Sosial,” imbuhnya.

Kapolres menambahkan, untuk mengantisipasi kejadian premanisme jelang lebaran, pihaknya menerapkan model pengamanan secara berlanjut. Mulai dari jajaran polsek selama 24 jam. Razia berurutan itu dimulai dari Kecamatan yang berada diperbatasan kemudian berjalan sampai di Kecamatan Kota.(lya/*mcb)

Leave a Comment