Share

Jelang UN SD, Orang Tua Diminta Waspada DBD

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro menghimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DB) di wilayahnya. Karena penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti ini sebagian besar mengancam anak-anak.

Kasi Pengendalian Penyakit, Dinkes Pemkab Bojonegoro, dr. Whenny Dyah Prijanti mengatakan, sebagian besar kasus DBD ini diderita oleh anak-anak, sebab sistem kekebalan tubuhnya masih lemah.

“Kalaupun ada orang dewasa tapi sedikit. Karena memang kekebalan tubuhnya sudah lemah,” terangnya.

Sesuai data di Dinkes, pada tahun 2015 hingga bulan Mei ini jumlah kasus DBD sebanyak 209 penderita. Dari jumlah tersebut diketahui meninggal dunia sebanyak lima penderita. Paling banyak penderita didominasi umur 5-12 tahun.

Sementara diketahui, jadwal Ujian Nasional (Unas) untuk siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) rencananya akan digelar pada 18-20 Mei 2015.

“Kita mengimbau kepada orang tua agar lebih menjaga kebersihan lingkungan. Apalagi musim hujan nyamuk aedes aegypti cepat sekali berkembang,” terangnya.

Sebelumnya, seorang siswa sekolah menengah pertama di Kecamatan Kota Bojonegoro, M. Haidar Reza, siswa IX G SMPN 1 Bojonegoro ini mengerjakan ujian nasional di ruang Arofah Rumah Sakit Aisyah karena menderita penyakit demam berdarah. Sementara itu, satu penderita DBD meninggal dunia. Dia adalah Abdillah Puspanagara (9), kelas III SD.(dwi/*mcb)

Leave a Comment