Share

Kearifan Lokal Dominasi Pawai Budaya Bojonegoro

Kearifan lokal seperti asal usul Dusun Suwalan, Desa Sambiroto dan Desa Gading yang terletak di Kecamatan Tambakrejo menjadi salah satu tema yang ditampilkan oleh peserta Pawai Budaya tingkat SMA dan umum (minggu, 12/10/2014). Sebelumnya pawai budaya ini diawali dengan pertunjukan tari srampat thengul sebagai tari pembuka.

Bojonegoro (Media Center) – Kearifan lokal seperti asal usul Dusun Suwalan, Desa Sambiroto dan Desa Gading yang terletak di Kecamatan Tambakrejo menjadi salah satu tema yang ditampilkan oleh peserta Pawai Budaya tingkat SMA dan umum (minggu, 12/10/2014). Sebelumnya pawai budaya ini diawali dengan pertunjukan tari srampat thengul sebagai tari pembuka.

Yang berbeda dari tahun tahun sebelumnya, pawai budaya dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke-337 tahun ini juga diikuti oleh tamu undangan kehormatan dari Kabupaten Tuban, Kediri, Pasuruan serta Kabupaten Nganjuk.

Pada pawai kali ini, mengambil rute disepanjang jalan protokol yang dimulai dari titik start di Jl. P. Mas Tumapel Bojonegoro – Jalan Imam Bonjol – Jalan Mastrip – Jl. MH. Thamrin- Jl Panglima Sudirman – Jalan Teuku Umar – Jalan WR. Supratman – Jalan Hayam Wuruk lalu menuju Jalan Trunojoyo kembali menempuh rute disepanjang jalan Imam Bonjol dan finish di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Kusbiyanto, dalam laporannya selaku panitia penyelenggara menyampaikan bahwa parade budaya kali ini merupakan puncak kegiatan parade budaya. Sebelumnya pawai budaya juga digelar diberbagai tingkatan yakni tingkat TK dan RA yang diikuti oleh 52 peserta. Kemudian tingkat SD sejumlah 28 peserta dan SMP sederajat 12 peserta. Sedangkan untuk tingkat SMA dan umum diikuti oleh 17 peserta dari jenjang SMA sederajat. 5 Komunitas yang ada di Bojonegoro dan peserta tingkat umum mencapai kurang lebih 41 peserta.

Ditambahkan, pawai budaya kali ini dinilai yang paling meriah karena melibatkan berbagai unsur diantaranya tamu kehormatan dari 4 Kabupaten, sektor jasa baik hotel dan rumah makan serta masyarakat umum.

Kepolres Bojonegoro, AKBP Adi Wibowo sesaat sebelum memberangkatkan peserta pawai budaya mengharapkan agar menjaga keselamatan seluruh peserta dengan mematuhi peraturan tertib berlalu lintas. Apalagi disaat kondisi yang ramai seperti saat ini, keselamatan harus diutamakan dan saling menghormati dengan sesama pengguna jalan. Selain Kapolres Bojonegoro pemberangkatan peserta juga dilakukan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro Mitro’atin, Komandan Kodim Bojonegoro Letkol Arhanud Sjahrir Rijadi serta Asisten II, Drs. Setyo Yuliono.

Antusiasme warga Bojonegoro sangat luar biasa, meski ditengah cuaca terik mereka tak menghiraukan dan tetap memadati sepanjang jalan protokol yang menjadi rute pawai budaya ini. Berdasarkan pengamatan, hampir disepenjang jalan penuh sesak oleh warga yang ingin menyaksikan gelaran pawai budaya.(humas/**mcb)

Leave a Comment