Share

Kemanunggalan TNI dan Rakyat Percepat Ketahanan Pangan Nasional

Unjuk karya para petani di Kecamatan Kanor semakin menguatkan implementasi Kabupaten Bojonegoro sebagai lumbung pangan negeri. Hari ini, Rabu (21/1/2015) dilaksanakan panen raya padi di Desa Gedongarum, Kecamatan Kanor yang dihadiri langsung Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Dirjen Ketahanan Pangan, Menteri Pertanian.

Bojonegoro (Media Center) – Unjuk karya para petani di Kecamatan Kanor semakin menguatkan implementasi Kabupaten Bojonegoro sebagai lumbung pangan negeri. Hari ini, Rabu (21/1/2015) dilaksanakan panen raya padi di Desa Gedongarum, Kecamatan Kanor yang dihadiri langsung Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Dirjen Ketahanan Pangan, Menteri Pertanian.

Wilayah Kecamatan Kanor merupakan wilayah yang berada di pinggiran Bengawan Solo yang setiap tahunnya menjadi langganan banjir. Bencana banjir biasanya terjadi di bulan Januari – Februari yang bersamaan dengan masa panen penduduk setempat.

Agar para petani di kawasan Bengawan Solo masih tetap bisa panen secara optimal, Kang Yoto, Bupati Bojongoro melakukan strategi tanam maju. Dengan strategi ini, apabila terjadi bencana banjir, tanaman padi sudah dapat dipanen.

Berdasarkan informasi Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, produksi padi di kawasan Kanor di bantaran Bengawan Solo saat panen raya tahun 2015 ini rata-rata menghasilkan 8,5-9 ton per Ha. Luas hamparan di tempat panen raya sekitar 1.500 Ha, sedangkan hamparan sepanjang Bengawan Solo sekitar Kanor-Baureno yang bersamaan panen raya ini luasnya kurang lebih 4.850 Ha.

Strategi jitu Kang Yoto sekaligus sebagai bukti keseriusan Bojonegoro mewujudkan diri sebagai Lumbung pangan negeri sekaligus sebagai pionir dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Terobosan lain guna mewujudkan sebagai lumbung pangan adalah dibanggunnya embung di daerah-daerah yg mempunyai keterbatasan air, disamping dibangunnya sejumlah waduk. Kedepan, dengan kemanunggalan TNI dan rakyat diharapkan semakin mempercepat mewujudkan ketahanan pangan nasional. (Kusnandaka/**mcb)

Leave a Comment