Share

Kemarau Tiba, Petani Ngampel Pilih Melon

Di Ngampel sendiri, sedikitnya lahan seluas 2 hektar (ha) telah ditanami melon, kini usianya telah mencapai 19-20 hari. Tak hanya melon, di lahan seluas 2 hektar itu, juga ditanam tanaman selingan lainnya, seperti bawang merah dan kubis

Bojonegoro (Media Center) – Himbauan yang dikeluarkan oleh Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yakni terkait komoditas tanaman yang dianjurkan saat musim kemarau tiba, sejumlah petani menanggapinya dengan berbagai reaksi. Petani di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas memilih untuk menanam Melon.

Salah satunya Ngasiman, warga Desa Ngampel ini mengaku baru pertama kalinya menanam melon. “Tanaman melon cocok untuk musim kemarau, tak butuh banyak air dan banyak permintaan,” ujarnya.

Di Ngampel sendiri, sedikitnya lahan seluas 2 hektar (ha) telah ditanami melon, kini usianya telah mencapai 19-20 hari. Tak hanya melon, di lahan seluas 2 hektar itu, juga ditanam tanaman selingan lainnya, seperti bawang merah dan kubis. (**mcb)

Leave a Comment