Share

Kemenhub: Transportasi Air Bojonegoro Dekati Standar Nasional

Melihat kondisi ini, tim dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan pujian untuk Bojonegoro yang mulai mengaplikasikan standar keamanan untuk angkutan air. Hal ini dinyatakan oleh ketua tim Penilai Wahana Tata Nugraha (WTN), Gede Pasek Swardika setelah melihat kondisi transportasi di Bengawan Solo.

Bojonegoro (Media Center) – Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur merupakan salah satu Kabupaten yang dibelah oleh aliran Bengawan Solo, hal ini membuat sebagian masyarakat, terutama di sepanjang bantaran Bengawan Solo harus menggunakan moda transportasi perahu sebagai sarana transportasinya.

Melihat kondisi ini, tim dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan pujian untuk Bojonegoro yang mulai mengaplikasikan standar keamanan untuk angkutan air. Hal ini dinyatakan oleh ketua tim Penilai Wahana Tata Nugraha (WTN), Gede Pasek Swardika setelah melihat kondisi transportasi di Bengawan Solo.

“Kita apresiasi dengan kondisi transportasi air di Bojonegoro yang saat ini mulai menyesuaikan dengan standar nasional,” ujarnya. Selain itu, Gede juga memberi masukan, agar nantinya soal standar keselamatan transportasi sungai, dapat diakomodir dalam sebauah peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, Iskandar, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro, menyatakan saat ini telah menyiapkan peningkatan fasilitas untuk armada penyeberangan seperti lampu penerangan hingga dermaga yang layak.

“Sudah terdata jumlah titik penyeberangan, dan sesegera mungkin dikerjakan,” tutupnya. Kondisi penyeberangan di Kabupaten Bojonegoro saat ini masih belum dilengkapi dengan lampu penerangan saat malam hari. Selain itu beberapa titik penyeberangan hanya menggunakan bambu sebagai dermaganya. (*/lyamcb)

Leave a Comment