Share

Kinerja PDAM Disoroti DPRD Bojonegoro

Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) disoroti Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro. Hal itu lantaran hingga saat ini, setoran dari perusahaan tersebut sangat minim, bahkan di tahun 2014 ini, PDAM belum menyumbang dalam Pendapatan Asli daerah (PAD) Bojonegoro.

Bojonegoro (Media Center) – Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) disoroti Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro. Hal itu lantaran hingga saat ini, setoran dari perusahaan tersebut sangat minim, bahkan di tahun 2014 ini, PDAM belum menyumbang dalam Pendapatan Asli daerah (PAD) Bojonegoro.

Hal itu disampaikan oleh Ali Mahmudi, anggota Komisi B DPRD Bojonegoro dalam rapat pansus yang digelar di ruang Komisi B, Senin (30/6/2014). Ia menyatakan bahwa kontribusi PDAM dalam PAD Bojonegoro masih belum maksimal. “PDAM tahun ini belum setor PAD Bojonegoro,” ujarnya.

Ali juga meminta agar PDAM memperluas layanannya. Saat ini, dari 28 kecamatan di Bojonegoro, PDAM baru bisa melayani 13 kecamatan. Hal ini diharapkan menjadi fokus kerja PDAM untuk selanjutnya, disamping meningkatkan kualitas pelayanan.

Direktur PDAM Bojonegoro, Dahlia Erliyanti, membenarkan bahwa PDAM belum menyetor ke PAD Bojonegoro. Meski demikian, ia menyatakan bahwa PDAM Bojonegoro sedang fokus untuk menyelesaikan hutangnya di tahun 2015 mendatang. Ia juga berharap agar hutang ini nantinya menjadi bentuk penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. (**mcb)

Leave a Comment