Share

Komisi B Segera Panggil PT Phoenix

Bojonegoro (Media center) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro segera memanggil investor sumur minyak PT Phonix yang sudah beroperasi sejak beberapa tahun silam di sumur minyak tua. Pemanggilan ini berkaitan dengan kerja sama perusahaan dari Jakarta itu dengan Koperasi Unit Desa (KUD) Usaha Jaya Bersama (UJB) Kecamatan Kedewan.

“Kami akan memanggil PT Phonix, karena ingin meminta kejelasan pola kerja sama dengan KUD UJB dalam pengelolaan sumur minyak tua,” kata Sekretaris Komisi B DPRD Bojonegoro, Lasuri.

Politisi Partai Amanah Nasional itu menyatakan, keberadaan PT Phoenix diketahui saat pihaknya melakukan inspeksi mendadak di KUD UJB beberapa waktu lalu. Bahkan, dari keterangan yang didapat, mereka telah mendatangkan alat berat untuk melakukan pengeboran sumur minyak baru.

“Baiknya itu para investor menanamkan modal, jangan ngebor baru. Hal ini melanggar Permen 1 tahun 2008 tentang sumur tua,” imbuhnya.

Selain itu, kata Lasuri, pihaknya ingin mengetahui surat perjanjian kerja sama dengan KUD UJB dalam pengelolaan sumur minyak tua.

Sesuai data di KUD UJB, ada 200 sumur minyak yang dikelola. Ratusan sumur itu tersebar di Desa Wonocolo, Hargomulyo dan Mbeji, Kecamatan Kedewan. Produksi rata-rata dari ratusan sumur itu sebanyak 100 ribu liter/hari.(rin/dwi)

Leave a Comment