Share

Komisi B Tanyakan Program KSBP

Bojonegoro (Media Center) – Hari ini Komisi B, DPRD Kabupaten Bojonegoro menggelar rapat dengar pendapat atau hearing dengan Dinas Peternakan dan Perikanan setempat, Senin (9/3/2015). Dalam hearing tersebut, Komisi B mempertanyakan program Kebun Sehat Bergizi Posyandu atau KSBP.

“Tolong dijelaskan, apa itu KSBP dan bagaimana pengembangannya di masyarakat,” ujar Ketua Komisi B, Sigit Kusharianto.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Subekti, mengatakan, KSBP atau Kebun Sehat Bergizi Posyandi (KSBP) ini bermula dari usulan Musrenbangdes. Sehingga, pada implementasinya, Dinas Peternakan dan Perikanan berperan untuk menyediakan satu kolam untuk perikanan.

” Nanti, kalau sudah disediakan kolamnya, para peternak bisa memilih jenis ikan untuk dipelihara,” tandasnya.

Dia menyatakan, ikan-ikan yang dapat dipelihara tersebut antara lain, Nila, Tawes, Mujaer, Lele, dan Gurame. Tetapi, dari KSBP tersebut, para peternak lebih memilih ikan lele dengan persentasi 70 persen daripada memilih jenis ikan lainnya.

“Padahal, kalau tidak mengetahui secara tekhnis pemeliharaannya bisa tambah mati,” ungkap Subekti.

Hal itulah, yang membuat para peternak gagal dalam menjalankan program KSBP dan merugi karena kurang memahami tekhnis pemeliharaan ikan lele. Sehingga, pihaknya kan melakukan sosialisasi hingga ke bawah.

“Kami mohon dukungannya,” tukas Subekti.  (rin/*acw)

Leave a Comment