Share

Kunjungi Bojonegoro, KSAD Akan Ikut Panen Raya

Kepala Satuan Angakatan Darat (KASAD), Jendral TNI Gatot Nurmantio dijadwalkan akan melakukan panen raya padi di Desa Gedungarum, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu, 21 Januari 2014. Untuk menyambut kedatangan Kasad, berbagai persiapan telah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Diantaranya meninjau lokasi panen raya dan melakukan koordinasi antar satuan kerja perangkat daerah (SKPD) maupun dengan Kodim 0813 Bojonegoro serta lembaga lainnya.

Bojonegoro (Media Center) – Kepala Staf Angakatan Darat (KSAD), Jendral (TNI) Gatot Nurmantyo dijadwalkan akan melakukan panen raya padi di Desa Gedungarum, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu, 21 Januari 2014. Untuk menyambut kedatangan Kasad, berbagai persiapan telah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Diantaranya meninjau lokasi panen raya dan melakukan koordinasi antar satuan kerja perangkat daerah (SKPD) maupun dengan Kodim 0813 Bojonegoro serta lembaga lainnya.

“Agendanya besok Rabu pekan depan tanggal 21 Januari,” kata Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro, Ahmad Jupari.

Ia menjelaskan, dipilihnya wilayah Kanor sebagai lokasi panen raya dikarenakan wilayah tersebut merupakan daerah kawasan Bengawan Solo yang pada awal tahun seperti ini selalu gagal panen akibat luapan sungai terpanjang di Pulau Jawa.

“Dan Alhamdulillah, dengan pola tanam yang kita ajukan pada bulan September – Oktober kemarin, sekarang bisa panen lebih dulu sebelum banjir,” ujar Jupari.

Jupari menambahkan, memajukan pola tanam ini diterapkan di lahan seluas 14.899 hektar (Ha) di sepanjang Sungai Bengawan Solo mulai Kecamatan Margomulyo hingga Baureno. Saat ini belasan ribu hektar lahan pertanian itu telah memasuki masa panen.

“Rata-rata setiap hektar bisa panen 8 sampai 10 ton,” tegas mantan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Bojonegoro itu.

Jupari berharap, dengan panen raya di daerah bantaran Bengawan Solo ini dapat meningkatkan produksi pertanian dalam mendukung Bojonegoro sebagai lumbung pangan negeri.(Dwi/**mcb)

Leave a Comment